Aku, Di Antara Cinta & Nafsu
Pada sebuah waktu dalam pencarian mencari belahan jiwaku,
Aku terbelenggu,
Terikat pada sebuah tema,
Dua wajah mengapitku,
Dua warna yang seharusnya satu,
Salah satu menawarkan cinta,
Satu lainnya memberikan nafsu,
Mereka ada pada dua kutub yang berbeda,
Salah satu dari mereka ada saat satu yang lainnya alpa,
Sang cinta tak bisa memberiku nafsu,
Sementara sang nafsu sepertinya hanya memiliki sedikit cinta,
Dan aku tak bisa hidup tanpa mereka,
Sang cinta memberiku bahagia saat ‘ku dikecewakan si nafsu,
Sementara si nafsu mampu menentramkan ‘ku kala ‘ku merindukan cinta
Ah,
Andai kalian satu,
Andai si cinta memiliki nafsu,
Andai sang nafsu sudi memberikan seluruh cintanya,
Andai ada wajah ketiga yang bisa memberiku cinta dan nafsu….

Kenapah lagih Zak?..
bukankah keduanya saling melengkapi?.
Iwan said this on October 15, 2006 at 8:22 pm
Oh my GOD….
Cinta dan nafsu tidak abadi. Cinta Allah adalah abadi.
Kejarlah cinta Allah itu !!!
Aku sedang mengejar cinta abadi itu
Ansori said this on October 15, 2006 at 8:57 pm
karena zaki menempatkan nafsu setara dengan cinta..
sayang banget..
sayang banget..
Force of Nature said this on October 16, 2006 at 4:07 am
Buat Ansori: Saya hargai komen anda,cuma gw harap lain kali anda bisa memahami isi tulisan saya ini supaya anda bisa memberikan komen dari sudut pandang yg sesuai. Krn tuisan saya kali ini bertema hubungan antar manusia seharusnya anda juga membri komen dari sudut pandang ke-manusia-an,kalau suatu waktu saya buat tulisan mengenai keTuhanan bolehlah anda mengomentarinya dr sudut pandang agama. Anda hrs melakukan ini agar anda tidak dianggap hanya punya 1 cara pandang thd berbagai hal oleh org lain.
Buat Alam-Force of Nature-:
Bagian manakah dr tulisan diatas yg menyamaratakan cinta dg nafsu? justru isi dr tulisan tsb mengenai kerinduan akan hadirnya 2 elemen tsb dlm suatu hubungan dg komposisi yg tepat. tentu saja cinta lbh punya nilai dibanding nafsu. Tp dlm cinta pun tetap hrs ada nafsu kenapa? karena
CINTA TANPA NAFSU=HAMBAR, NAFSU TANPA CINTA=HAMPA.
Zaki said this on October 16, 2006 at 6:49 pm
Deng Dong…. Tulalit, tulalit wah.. salah alamat nih, he he he
Setiap orang pasti ingin menemukan arti cinta sejati. Dan cinta selalu diiringi dengan nafsu sehingga kita sulit untuk membedakan apakah aku mencintainya atau sekedar bernafsu dengannya ?
Cinta itu timbul dari hati. Cinta sejati akan didapatkan apabila hati suci ini mendominasi.
Maksud saya dengan anda mencintai Allah, maka cinta anda akan menjadi cinta senjati karena nafsu mulai terpinggiri.
Bukankah cinta dan semua yang ada di dunia ini adalah milik-Nya ?? Hanyalah dia yang bisa membimbing kita kepada cinta Sejati.
Ansori said this on October 23, 2006 at 10:10 am
zak, is lust same with passion?
is love same with caring?
which of them u have?
Wish u never tired to get the one: the heart of your’s!
Kesamaia said this on November 5, 2006 at 5:30 am
Kayaknya lo masih bingung aja sama diri lo sendiri. Kenapa elo musti memikirkan kalo dunia ini isinya nafsu saja? Kenapa kamu at least nggak berpikir positif… bahwa masih ada cinta dan kasih sayang?
sang cinta bisa memberimu nafsu, sang nafsu memiliki cinta -> asalkan semua ini kamu lakukan dengan mulai percaya sama diri kamu, bahwa kamu itu sebenarnya special, such unique person. kamu musti mencintai dirimu sendiri dan percaya bahwa di sana kasih itu ada… kamu juga musti mengusahakan untuk mendapatkannya.
yang kamu resahkan itu sebenernya membuat pikiran kamu njelimet sendiri. sehingga kamu takut untuk mencapai cinta itu.
itu aja yang bisa aku bilang.
Albert said this on December 17, 2006 at 9:50 am