header image
 

Soundtracks Of Life

Notes_6 Sepertinya belum lama masa itu ketika gue berdiri disamping jendela kantor, memandang keluar sambil ngedengerin You Belong to Me-nya Vonda Sheppard, Kau Masih Kekasihku-nya Naff, sederet lagu-lagunya Samsons, Nidji dan Letto sambil berharap isi lagu-lagu tersebut bisa mengobati kegalauan gue terhadap seseorang. Tak terasa waktupun berganti dan lagu-lagu tersebut menjadi sesuatu yang memuakkan kalau gue denger lagi. Episodenya udah kelar!

Gue percaya kadang kita punya semacam soundtrack sendiri dalam suatu masa dalam hidup. Lagu-lagu yang secara gak sengaja bisa merepresentasikan apa yang sedang kita alami dan pikirkan. Lagu-lagu yang mengiringi disaat apapun kisah yang sedang kita jalani. Membuat kita tegar saat sedang ditimpa masalah, bikin cengeng saat kita brokenhearted, bikin kita semangat buat ngejalanin hidup, bahkan disuatu periode tertentu jadi theme song kita. Tergantung sifat masing-masing sih memang dan kesukaannya terhadap jenis musik apa juga jenis masalah yang sedang dihadapi.

Gue pernah begitu terhanyut setiap kali denger lagunya Padi; Menanti Sebuah Jawaban, sampai ada temen yang ketawa pas gue ceritain latar belakangnya, begitu nelongso kalo denger Foolish Games-nya Jewel dulu. Tapi gak semua soundtrack gue lagu-lagu yang mellow lah, 100 Years-nya Five for Fighting selalu memberi peringatan untuk tidak menyia-nyiakan umur, I Will Survive selalu bisa bantu ngelupain mantan, Can’t Take My Eyes Off Of You selalu bisa bikin gue inget rasanya saat sedang fall in love, lagu-lagunya Madonna selalu bikin kaki goyang, lagu-lagu Enigma, Deep Forest dan beberapa musisi New Age lain membuat gue excited dikelilingi suara-suara tribal yang unik. Ada lagi lagu-lagu yang bikin inget dosa kayak I’tiraf-nya Raihan, rap relijius Alhamdulillah-Too Phat dan lagu-lagunya Opick. Alejate, Ave Maria, Boheme, Sweet Lullaby, Laudate Dominum dan Ebben yang walaupun gue gak ngerti bahasanya tapi tetep bisa menggugah perasaan. Dan banyak lagi lagu dan jenis musik yang pernah singgah menjadi pengiring menjalani hidup.

Sekarang gue lagi suka denger Everything’s Gonna Be Alright nya Sweet Box, lagu lama sih memang, entah karena baru nemu Mp3 nya atau memang cerita hidup yang lagi gak terlalu bagus yang pasti lirik lagu itu kena banget dan yang lebih gue suka karena musik latarnya adalah komposisi Bach-The Air, jadilah kombinasi Hip Hop dan Klasik yang keren!

Musik, terutama lagu kadang bisa menjadi semacam mesin waktu yang membawa kita ke momen tertentu dalam hidup, menghidupkan kembali sesaat rasa yang pernah ada saat kita sedang menggemari lagu tersebut. Mungkin kita akan tertawa, menangis atau hanya terdiam, menikmatinya sambil menerawang ke masa lalu. Lagu adalah untaian nada berbalut kata yang hanya punya makna bagi orang yang bisa memahami dan merasakannya. Musik dan lagu akan selalu ada, sadar atau tidak ia akan memberi warna dalam hidup kita.

~ by 8129 on March 24, 2007.

2 Responses to “Soundtracks Of Life”

  1. Gue sekarang lagi suka lagunya Anggun. Bukan karena lirik atau isi lagunya tetapi Anggun menjadi sosok yang menginspirasikan gue untuk semangat mewujudkan cita-cita.

    Paling enak hidup dibawa asyik-asyik brother. Setiap kesulitan pasti ada jalan keluar, tiap cobaan pasti ada kenikmatan.

  2. Sebuah lagu juga diciptakan untuk mengungkapkan isi hati penciptanya. Ribuan bahkan jutaan lagu tercipta untuk melukiskan apa yang telah dirasakan oleh manusia. Bukan tidak mungkin ada banyak lagu yang dapat mewakili perasaan di moment-moment tertentu.
    Kita hanyalah penikmat dan bila aku mampu menciptakan lagu untuk melukiskan perasaanku saat ini, maka inilah kenikmatanku yang bisa kubagi untukmu.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.