Bobby
Sering liat dong film yang menceritakan detik-detik menjelang sebuah moment penting yang menjadi sejarah. Di film-film tersebut biasanya si Tokoh yang akan menciptakan sejarah atau menjadi bagian dari sejarah itu sendiri biasanya dijadikan focus dalam film tersebut, tapi tidak dalam Bobby.
Hari-hari terakhir sang senator yang akhirnya tewas tertembak ini hanyalah latar belakang kehidupan beberapa orang yang kebetulan bekerja dan tinggal di Hotel tempat terjadinya penembakan tersebut. Bobby; Robert F Kennedy ditampilkan dalam bentuk vintage cuplikan-cuplikan documenter original saat ia berkampanye, menjelang penembakan dan pasca penembakan.
Bermacam karakter orang-orang yang bersinggungan dengan Bobby secara tidak langsung dimunculkan dengan apik dan natural. Ada pasangan muda yang menikah agar si pria tidak dikirim Wajib Militer ke Vietnam, penyanyi alkoholis yang mulai pudar pamornya, waiter latin yang merasa selalu didiskriminasi secara rasial dalam kehidupan mereka sehari-hari juga beberapa karakter yang memiliki masalah berbeda yang harus dihadapkan bahwa tokoh yang diharapkan bisa mengatasi masalah-masalah krusial Amerika pada saat itu harus tewas didepan mata mereka.
Bertabur bintang terkenal, mulai dari Anthony Hopkins, Martin Sheen, Helen Hunt, Sharon Stone hingga artis muda seperti Lindsay Lohan dan Shia LeBouf film ini tetap tak kehilangan bobot . Mereka tak berusaha kelihatan menonjol atau sengaja ditonjolkan, sang sutradara tahu membuat mereka terlihat sebagai pelengkap terciptanya sebuah sejarah. Bobby adalah sebuah cerita sejarah tragis yang dibuat dari kacamata individual karakter disekelilingnya. Berat dengan packaging yang ringan.
Jangan lewatkan End Title nya, ada foto-foto Bobby bersama keluarga Kennedy diiringi sebuah lagu bagus; Never Gonna Break My Faith. Sangat menyentuh

Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.