header image
 

Satan Of The Decade

Malam baru turun disuatu tempat antah berantah di dunia ini. Di sebuah gua besar yang gelap di tengah hutan rimba yang lebat di Eropa Timur ribuan mahluk berkumpul. Mereka adalah iblis dan setan dari seantero penjuru dunia dalam berbagai bentuk. Rata-rata mereka berbentuk binatang buas, kebanyakan berbentuk anjing yang berkepala manusia atau sebaliknya, ada juga yang berbentuk kabut yang membentuk tubuh manusia juga ada yang berbadan besar hingga menyentuh langit-langit gua juga seperti manusia yang bersisik seperti ular.

Tingkah laku mereka juga macam-macam, ada yang duduk manis menyendiri dipojok gua, ada yang sambil ngobrol sesama temannya ada juga yang asik bergantung dilangit-langit sambil menguping semua pembicaraan yang dia dengar. Suara mereka riuh rendah, kadang ada tawa yang melengking bahkan sumpah serapah kasar yang ditujukan kepada sesama temannya.

Tiba-tiba sebuah suara menggelegar mengejutkan mereka.

“Semua harap berkumpul dan membuat lingkaran ditengah gua!” Suara itu berkata.

Mereka berloncatan memenuhi perintah suara tadi, sebuah lingkaran pun terbentuk. Lalu si empunya suara itu pun muncul ditengah lingkaran.

“Saudara-saudaraku setan-setan dan iblis-iblis hebat yang terkutuk dari penjuru dunia. Aku sebagai ketua kalian berterima kasih atas kesediaan kalian untuk hadir memenuhi sidang sepuluh tahunan kita.” Sang Ketua berbicara. “Kita berkumpul disini bukan untuk saling menyombongkan diri walau kita tahu bawa kita adalah mahluk Tuhan paling sempurna tapi untuk saling berbagi pengalaman sambil memberi penghargaan bagi salah satu dari kita yang paling berhasil dalam sepuluh tahun terakhir ini dalam proses perusakan anak-anak Adam which are teman-teman kita di neraka nanti…ha ha ha ha”

Yang hadir mengumam. Sebagian ikut tertawa. “Tapi saya harap walaupun kalian ada disini anak-anak buah kalian tetap bertugas bukan?” Ucap sang ketua lagi.

“Tentu Setan Ketua!” Jawab salah satu dari Setan peserta yang berwajah anjing tapi bertanduk rusa. “Seluruh anak-anak buah kami tetap tersebar diseluruh dunia menggoda manusia, setelah selesai sidang ini kami akan menyampaikan kepada mereka hasil dari sidang ini Setan Ketua.”

“Bagus! Berarti kita bisa tenang dan melanjutkan sidang kita ini. Setuju?” Ucap Sang ketua. “Setujuuu….!!” Ribuan setan menjawab. “Bagus! Sidang kita lanjutkan dengan pemilihan Satan Of The Decade yang calon-calonnya telah kita seleksi selama satu tahun lebih oleh mantan-mantan penyandang Satan Of The Decade juga.” Sang ketua melanjutkan.

Suara riuh rendah kembali terdengar dari setan-setan yang hadir.

“Para kandidatnya adalah, Setan Amerika, Amerika latin, Afrika, Israel dan Indonesia” Lanjut sang ketua. Ada tepuk tangan namun ada juga suara gumaman tak setuju terdengar dari setan-setan yang hadir. Salah satunya bertanya.

“Setan ketua, kenapa Setan Indonesia masuk daftar kandidat?” Tanyanya “Dialah penyebab migrasi besar-besaran setan-setan dari wilayah kami Australia dan juga dari negara-negara lain.”

“Sabar, sabar.” Jawab sang ketua. “ Nanti oleh panitia, masing-masing kandidat akan dijabarkan keberhasilan mereka dalam sepuluh tahun terakhir. Untuk itu aku tak mau berlama-lama berbicara disini, aku panggilkan Satan Of The Year 2003 dari Amerika Serikat .”

Satu setan berdiri dari kumpulan hadirin lalu menuju ke tengah lingkaran. “Mana George?” Tanya sang ketua.

“Maaf Boss, George sedang ada sidang kabinet jadi tak bisa hadir.” Setan itu menjawab.

“Huuuuuuuu……!!!” Ribuan setan bersuara.

“Ok..ok..Silahkan kamu bacakan hasil seleksimu!” Ucap sang ketua.

“Para hadirin.” Setan panitia mulai berbicara “Setelah melalui proses seleksi yang rumit, panjang dan melelahkan kami telah memilih salah satu dari setan yang disebutkan oleh Setan ketua tadi sebagai Satan Of The Decade. Kandidat-kandidat yang kami pilih yaitu, Amerika, Afrika, Amerika Latin, Israel dan Indonesia telah menghasilkan perubahan yang signifikan dalam sepuluh tahun terakhir ini terhadap dunia manusia dan dunia kita tentunya. Mereka telah menyumbangkan ratusan juta kawan-kawan baru untuk kita di neraka nanti.”

Tepuk tangan bergemuruh didalam gua itu. “Untuk itu saya memanggil para kandidat untuk bergabung bersama saya dalam lingkaran ini.”

Tepuk tangan kembali memenuhi udara gua lapang itu. Lima setan berdiri lalu maju bergabung dengan panitia.

“Saudara-saudara, inilah para kandidat Satan Of The Decade!” Setan panitia berkata. “Saya akan membacakan hasil-hasil dari masing-masing kandidat sebagai bukti keberhasilan mereka selama sepuluh tahun ini. Kami mulai dari Amerika. Sebagai Negara adidaya dalam semua bidang yang tak lagi punya pesaing seperti era perang dingin yang lalu, setan Amerika berhasil membawa dunia ke cara pandang yang baru, baik dari segi hiburan yang tak layak, pornografi, ekonomi yang sangat kapitalis, pemikiran-pemikiran liberal dan pluralitas yang melenceng yang kini merebak keseluruh dunia hingga puncaknya ditahun 2001 dengan peristiwa WTC yang kalian tahu kan siapa dalangnya lalu disusul dua tahun kemudian yang dengan sangat hebat berhasil membisiki anggota kabinet untuk setuju melakukan serangan militer ke Irak yang masih berlangsung hingga saat ini, ia juga berhasil mengajak setan-setan anggota NATO untuk membisiki negarawan mereka untuk ikut bergabung dengan Amerika untuk menginvasi Irak. Jutaan orang tewas dan Irak jadi negara tanpa hukum sekarang ini. ”

Hadirin bertepuk tangan. Setan Amerika tersenyum sombong.

“Berikut setan Afrika” Setan panitia melanjutkan “ Anda berhasil mengunakan sentiment etnis, fanatisme terhadap suku dan haus akan kekuasaan sebagai alat anda menggoda manusia, jutaan orang mati karena itu, dan Afrika masih jadi benua yang masih terbelakang sampai kini.”

Tepuk tangan hadirin di balas anggukan Setan berwajah gorila itu.

“Amerika latin” Lanjut Setan panitia lagi. “Narkotika masih jadi andalan anda dalam merusak manusia. Bagus, jumlah pemakai narkotika tetap tinggi sesulit apapun kondisi perekonomian dunia. Salut juga atas usaha anda memperkenalkan narkotika kepada anak-anak kecil saat ini. Sukses buat anda!”

Setan Amerika Latin tersenyum dingin.

“Setan Israel! Anda selalu masuk jadi kandidat di pemilihan ini! Sikap kejam, keras kepala dan sombong yang selalu anda bisikkan terhadap pemimpin-pemimpin anda sejak ribuan tahun lalu telah mendarah daging di negara itu. Salut atas korban jiwa perempuan dan anak-anak yang selalu jatuh setiap anda melakukan agresi ke Palestina. Andalah biang utama kekacauan di Timur Tengah, andalah pula yang mengobarkan sentimen agama di seluruh penjuru dunia. Bravo! Kami tunggu gebrakan dan kekacauan besar selanjutnya di Timur Tengah!”

Tepuk tangan amat meriah terdengar.

“The last but not least; Indonesia!” Setan panitia berbicara disambut gerutuan setan-setan lain yang hadir.

“Anda sangat luar biasa!” Ucap setan panitia “ Negara yang begitu makmur, aman dan tenteram bisa begitu rusak parah dari segi ekonomi, politik, budaya dan moral. Dalam sepuluh tahun ini, apa yang tidak terjadi di sana? Kerusuhan, pertikaian antar agama, pengeboman beberapa kali terjadi, kemerosotan moral dan kriminalitas yang menggila terjadi dinegara anda, belum lagi korupsi yang tetap jadi nomor satu di dunia. Hasilnya, kemiskinan yang luar biasa, sementara yang kaya semakin mabuk gaya hidup hedonisme yang tentu saja semakin memacu korupsi. Sekularisme semakin mengakar disana, makin banyak manusia yang tak beribadah, kebebasan seks juga berkembang pesat ya? Sangat fantastis! Semua berkembang pesat dalam sepuluh tahun terutama setelah reformasi. Reformasi yang harusnya positif ternyata bisa dijadikan oleh saudara kita dari Indonesia ini sebagai sarana membuka kebebasan yang seluas-luasnya, hampir tanpa batas dan HAM dijadikan sebagai tameng untuk legalisasi kebebasan tersebut. Salut juga buat anak buah anda yang akhir-akhir ini menyebarkan ajaran sesat di sana yang semakin marak dan sepertinya mulai diterima oleh masyarakat negara anda, tentu saja itu juga hasil setan pluralisme yang bekerja keras menyebarkan ajarannya. Selamat untuk anda! Oh ya, kami juga baru mendapat kabar bahwa mantan orang nomor satu negara anda yang baru saja lewat akan bergabung dengan kita nanti di neraka. Sekali lagi selamat!”

“Terima kasih” Jawab setan Indonesia. “Huuuuu…….” Hadirin mengerutu.

“Saudara-saudara, memang sangat berat tugas kami sebagai panitia untuk memilih yang terbaik diantara yang baik dari lima kandidat yang hadir ini. Dalam hal seleksi Kami melihat setan mana yang memiliki pencapaian yang paling signifikan dalam perubahan cara hidup manusia di negara mana ia bertugas. Kami juga menilai cara yang bagaimana yang ia terapkan dalam usahanya membujuk manusia ke jalan yang salah, cara halus adalah cara yang paling baik dalam hal ini. Untuk itu pulalah kami memilih…Setan Indonesia sebagai Satan Of The Decade!”

Tepuk tangan dan cacian bercampur baur, terutama kandidat Amerika dan Israel yang tak terima kekalahan mereka.

“Kami tak terima dikalahkan oleh setan Asia” Kata mereka. “Setan amatir!”

Suasana semakin kacau dan tak terkendali. Setan panitia menjadi bulan-bulanan setan yang tak terima atas kemenangan setan Indonesia.

“Kembali ke tempat masing-masing!” Suara setan ketua mengelegar didalam gua hingga menyebabkan gua itu bergetar hebat.

“Panitia telah memilih yang terbaik!” Ucap sang ketua lagi.

“Tapi Ketua…” Setan Amerika berusaha menyanggah.

“Diammm…kataku!” Sang ketua marah. Matanya yang memang merah menjadi bertambah merah dan bersinar menakutkan.

“Panitia akan menjelaskan kepada anda kenapa mereka memilih Indonesia sebagai pemenang. Silahkan!” Setan ketua kembali berkata.

“Alasan kami memilih setan Indonesia adalah karena kerusakan yang telah terjadi dinegara itu amat parah dan berdampak langsung pada manusia-manusia yang hidup disana. Akibat kemiskinan banyak orang yang terjerumus dalam kriminalitas, prostitusi dan hal-hal lain yang menghalalkan segala cara agar bisa tetap hidup. Gaya hidup konsumerisme berhasil membawa manusia-manusia disana korup dan haus akan kekuasaan. Sementara kekuasaan jadi jalan untuk menambah kekayaan dari hasil korupsi. Kemiskinan juga mengakibatkan kebodohan dan mudahnya generasi muda diinfiltrasi ajaran-ajaran sesat yang membuat mereka lupa akan ajaran-ajaran yang benar.” Setan Panitia memaparkan. “Amerika memang membawa kerusakan didunia tapi akibat perbuatannya itu banyak orang yang kembali ke ajaran agama yang hakiki dan membenci budaya barat yang mengakibatkan sulitnya setan-setan untuk membawa mereka ke kesesatan.” Lanjutnya “Afrika tak berdampak banyak terhadap dunia diluar Afrika, ia hanya berdampak di benua itu sendiri. Narkotika Amerika Latin hanya bisa dibeli oleh orang-orang kaya sementara tak semua orang didunia ini adalah orang kaya. Israel hampir sama seperti Amerika, polahnya di Timur Tengah menghasilkan reaksi berbalik terhadap perilaku umat manusia di dunia ini. Apa yang dilakukannya di Palestina menghasilkan sentimen negatif terhadap Israel dan Amerika Serikat serta negara barat lainnya yang mengakibatkan sebagian besar manusia dinegara muslim membenci kebudayaan barat yang sebagian kami gunakan dalam mencari mangsa. Lagi pula tak cukupkah anda terpilih menjadi Satan Of The Millenium dua kali berturut-turut?”

Setan Israel tersenyum malu.

“Untuk itu aku menyarankan pakailah cara yang halus dan terselubung dalam mengajak manusia dalam kesesatan. Cara kasar hanya akan menjadi bumerang terhadap keberhasilan kita” Tambah sang Ketua. “Contohlah Indonesia yang bisa menciptakan polemik antara seni dan pornografi, seks disandingkan dengan cinta, dan hura-hura bercampur dengan alkohol sebagai gaya hidup dan alat menaikkan gengsi. Dan satu lagi; korupsi, gunakanlah keserakahan manusia sebagai alat utama pemiskinan suatu negara yang dampaknya jauh hingga ke akar rumput dan HAM gunakanlah ia sebagai tameng, kalau bisa bisikkanlah kepada manusia membuat aturan baru bahwa semua manusia berhak juga untuk berbuat dosa. Ciptakanlah banyak grey area yang baru yang membuat manusia bimbang sehingga mudah kita jerumuskan. Saudara saudaraku yang terkutuk, begitu besarnya peluang dosa di Indonesia mengakibatkan jutaan setan dari benua lain pindah kesana, jangan salahkan setan Indonesia, salahkanlah diri anda sendiri yang tak bisa menciptakan lapangan kerja yang mencukupi untuk anak buah anda sendiri. Ingat, kiamat semakin dekat, kerja keras kita harus lebih ditingkatkan. Kita harus membawa bekal yang banyak di neraka nanti sebagai bukti bagi Tuhan bahwa derajat kita lebih tinggi dari manusia yang dibanggakanNya itu. Cukup sekian dariku. Aku yakin kalian mengerti apa yang aku telah sampaikan.”

Hadirin yang tadi serius menyimak bertepuk tangan dengan meriah, mereka mengangguk-angguk mengiyakan pidato ketua mereka. Setan-setan yang tadinya sentimen terhadap Indonesia menjadi kagum mendengar paparan sang ketua, mereka mendekat dan menyalaminya.

Sebelum fajar tiba sidang sepuluh tahunan itupun berakhir damai, seluruh delegasi menyetujui setan dari Indonesia dipilih sebagai Satan Of The Year. Lalu mereka kembali memimpin jutaan anak buah mereka yang tak kenal lelah mengajak manusia kedalam kesesatan.

Setan Indonesia kembali ke negaranya dengan bangga. Tugasnya belum selesai.

~ by 8129 on March 22, 2008.

One Response to “Satan Of The Decade”

  1. Speechless.. luar biasa
    i’m proud of u dude!

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.