header image
 

Us,History In The Making

Isi kepala gue kali ini terinspirasi film Flags Of Our Fathers, tentang beberapa prajurit AS yang terfoto saat mereka sedang menaikkan bendera di bukit tertinggi di Iwo Jima pada PD II. Hasil foto tersebut ternyata sangat menggugah perasaan banyak pihak saat muncul di koran, tiga orang yang masih hidup secara instan mereka jadi pahlawan, diarak keliling negeri untuk mengajak masyarakat AS saat itu untuk menyumbang dana bagi peperangan. Tiga orang tersebut gak pernah menyangka, hidup mereka akan berubah karena tindakan remeh mereka yang semata-mata hanya menjalankan tugas dan akan dianggap sebagai hal yang luar biasa bagi orang lain hanya karena kejadian tersebut terekam dalam kamera dengan hasil yang sangat dramatis. Sejarah pun tercipta.

Perasaan gue juga tergugah saat melihat foto Ismail Marzuki bersama istrinya di sebuah majalah. Di Foto jadul hitam putih yang agak kusam itu mereka sedang tersenyum. Sangat natural dibanding foto-foto tokoh jaman doeloe negara ini.  Gue yakin mereka gak akan tahu kalau puluhan tahun kemudian foto mereka akan dilihat banyak orang sebagai bukti sejarah hidup mereka,walaupun foto mereka hitam putih  hidup mereka dahulu adalah se berwarnanya dengan hidup kita sekarang. Oh my God..

Lalu gue pun mulai membuka file-file foto di laptop gue, yang dipenuhi  foto-foto saat gue masih kecil hingga sekarang, baik sendiri ataupun bersama teman. Lalu satu foto mencuri perhatian gue, foto gue bersama seorang teman yang sudah balik ke negaranya yang gue gak tahu kita bakal ketemu lagi apa gak. Kita sedang tersenyum berdua. Tiba-tiba gue merasa that those pics will be our history. Membuat gue sadar kalau suatu saat apakah kita terkenal atau tidak kita bakal jadi sejarah, sejarah orang-orang yang pernah mengenal kita.

Saat ini kita sedang membuat sejarah, apakah sejarah yang sifatnya personal, nasional,  regional atau bahkan internasional. Gak penting siapa kita, kita adalah pelaku sejarah hidup kita sendiri dan orang-orang yang dekat dengan hidup kita begitu juga mereka. Sekecil apapun perbuatan kita, setiap detik sejarah sedang kita buat sambil kita menyaksikan sejarah yang sedang dibuat oleh orang lain.

Suatu hari, dalam keadaan afiat maupun wafat mungkin kita akan jadi cerita orang –orang yang pernah mengenal kita sambil membuka-buka album foto yang ada kita didalamnya bersama tawa ataupun linangan airmata, begitu juga sebaliknya. Sad isn’t it?

Terima atau gak, We Are History In The making.

~ by 8129 on September 8, 2008.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.