header image
 

Akhir Hidup Sang Teroris

Datang juga akhir hidup para teroris Bom Bali I, setelah 6 tahun dinanti keluarga korban hasil karya mereka. Entah apa yang ada di pikiran mereka sekarang, menanti dengan harap-harap cemas apa yang ada di ‘seberang’ sana, bidadarikah yang atau malaikat-malaikat bengis yang siap dengan azab yang maha pedih.Wallahualam.

Aneh rasanya saat mendengar mereka bertakbir, tidak ada getar itu. Getaran dari sesuatu yang memang sakral dan suci. Ditelinga ini kalimat ALLAHU AKBAR dari mulut mereka terdengar bagaikan sebuah cemoohan terhadap muslim lain yang berusaha menjadi Rahmatan Lil Alamin, kalimat milik Yang Maha Suci itu seolah menjadi sebuah password yang melegalkan tindakan mereka yang brutal. Yang seakan bisa menjadi kunci pembuka bagi mereka ke surga Allah.

12 Oktober 2002, 202 nyawa hilang terpanggang dan terburai, apakah hasilnya? Sebuah pengukuhan tambahan bagi orientalis barat  bahwa Islam agama teroris, sebuah justifikasi baru terhadap stigma negatif terhadap seluruh muslim. Mereka bukan menegakkan agama Allah malah semakin menjatuhkannya bertamengkan Jihad. Terlepas karena para korban adalah non muslim tak ada satu orang pun yang berhak membunuh manusia lain karena kepercayaan yang berbeda.

Jihad adalah sesuatu yang suci, dan berperang ada di daftar paling bawah dari padanya. Seorang bapak yang mencari nafkah untuk keluarganya adalah Jihad, seorang kaya yang mendermakan hartanya untuk dhuafa juga Jihad, segala sesuatu yang dilakukan dengan iklas dan semata-mata atas nama Allah dan demi tegaknya agamaNya adalah Jihad. Lalu membunuh ratusan orang yang mengakibatkan buruknya nama Islam dan muslim seluruh dunia adalah Jihad? Kita bukan di Palestina atau Iraq yang dijajah bangsa lain, jadi mengangkat senjata bukan solusi untuk kaum muslimin dinegeri ini karena Islam bukan agama teror malah Islam adalah korban teror itu sendiri. Setiap kali sebuah teror mengatasnamakan Islam, muslim lainlah yang menjadi korban yang paling tak berdaya. Tak berdaya menangkal fitnah yang terlanjur terjadi mengatasnamakan agama Allah.

Ada kisah yang sebenarnya bisa dijadikan teladan bagi orang-orang yang selalu berpikir tentang kekerasan. Saat Rasulullah di awal masa kenabiannya berdakwah di Thaif agar masyarakat disana menerima Islam dan dirinya sebagai Rasulullah, alih-alih diterima malah cacian, hinaan bahkan lemparan batu menghujani Beliau hingga terluka. Malaikat Jibril yang tak tahan melihat itu semua mendatangi Rasulullah dan ‘menawarkan’ untuk melumat mereka-mereka yang menghujat Rasullullah dengan bukit yang tak jauh dari sana, Rasullulah karena kasihnya yang amat besar menolak dan mengatakan bahwa mereka hanya belum mengerti apa yang sebenarnya sedang dilakukannya. 

Inilah bukti bahwa Rasulullah membawa dan mengajarkan Islam dengan damai bukan kekerasan dan keangkaramurkaan walau kekuatan ada di tangannya. Ada suatu kisah lain yang mungkin bisa menambah rasa kasih sayang kita terhadap sesama bahkan mahluk Allah yang lain, suatu waktu salah satu Sahabat Nabi bermimpi bahwa beliau telah wafat dan masuk surga. Di surga beliau ditanya oleh Allah apa yang membuatnya bisa masuk surga, beliau menjawab bahwa atas ibadahnya yang luar biasalah dirinya bisa masuk surga. Allah membantah dan mengatakan bahwa ibadahya masih belum cukup untuk bagi beliau untuk masuk ke dalam surgaNya, Allah menerima sang Sahabat ke dalam surgaNya karena pada suatu hari ia membiarkan seekor lalat minum di secangkir teh miliknya. Subhanallah.

Semoga seusai mereka dieksekusi tak ada lagi orang-orang sesat yang memutarbalikkan tafsir sebagai jalan kepada kebrutalan dan semoga juga tak ada lagi Amrozi cs lain yang lancang mengatasnamakan nama dan agama Allah untuk menunjukkan derajat kemanusiaan mereka yang rendah.

~ by 8129 on November 2, 2008.

3 Responses to “Akhir Hidup Sang Teroris”

  1. bagi ku Amrozi dkk tetap sbg mujahid islam…dan bagi mereka yag tewas dlm bom bali,pasti mati sahid jg (selama dia msh dlm islam)kecuali bagi turis2 asing,pasti langs ke neraka jahanam….(mampussss)
    amrozi dkk tatap pahlawan…

  2. soal masuk neraka atau surga kan bukan urusan kita.jadi selama mereka membunuh ya diadili.orang islam,bule atau kafir jadah sekalipun kalo dibunuh tanpa alasan yang jelas ya harus ada pengadilan.ayam aja disembelih harus dengan niat baik kok…..ah sudahlah,pokoknya jadi manusia yang baik aja deh.

  3. amiin..allahiuma amiin.
    semoga Allah memberikan tempat yang terbaik buat amrozi cs.dan semoga ini adalah yang terakhir terjadi di indonesia or belahan bumi lainnya.
    ingat islam adalah rahmatan lil alamin.yang seharusnya membawa ketenangan buat semua makhluk hidup.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.